Colmar France

1.jpg

akhirnya kembali lagi ke switzerland, berusaha cari kota yang belum pernah didatengin ZURICH,

cuma 7 jam aja di kota ini, nitip koper di stasiun kereta dan explore zurich sendirian.

Pipis aja 2 CHF = Rp 28.000 an, tiket zurich – basel  32 CHF =Rp  455.000

Dari zurich baru ke kota selanjutnya yaitu Basel, di basel rencananya bakal tinggal selama 4-5 hari

tapi ada satu hari buat ke colmar (perancis) harga tiket kelas 2 nya 17 CHF = Rp 241.000.

Kerennya uda pindah negara dengan harga tiket segitu.

2.jpg

Karena basel berdekatan dengan perbatasan perancis dan colmar itu di perancis jadi gini keadaan stasiunnya,

kalau mau naik kereta tujuan perancis kita musti ngelewatin

gerbang ini yang artinya uda masuk wilayah perancis, Secara ga langsung si bapak yang ada

di gerbang itu ada diantara 2 negara, Swiss dan Perancis. Nengok ke depan perancis nengok ke belekang swiss.

3.JPG

1 jam 30 menit perjalanan sampai juga di Colmar, tau kota kecil ini dari pinterest.

Setelah baca-baca lagi kok sepertinya menarik untuk dikunjungi, ga mau berakhir penasaran aja

akhirnya cari tau gimana cara termudah dan termurah menuju colmar, akhirnya kesampaian.

4.JPG

Kota tuanya dipenuhi banyak turis kebanyakan lansia atau keluarga, bukan para backpacker.

Kalau di kota eropa lainya biasa para turis naik bus hop on hop off di colmar, kereta ini yang membawa turis

berkeliling kota lengkap dengan walkman berbagai bahasa.

5.JPG6.jpg 7.JPG

Old Town dikelilingi bangunan tua warna-warni yang masih terawat.

8.JPG

Cafe-cafe dan restaurant nya semua lucu dan ga luput dari bunga berwarna cerah, waktu itu datang ke colmar

saat musim semi, tapi bunga belum terlalu banyak tumbuh saat itu.

9.JPG

Kalau ke colmar emang paling enaknya buat bersantai, berjam-jam jalan kaki menyuri kota tua,

gereja-gereja di colmar dan duduk-duduk di cafe sambil mengamati sekitar.

10.jpg

sabun-sabun berbentuk kue

11.JPG

seperti kebanyakan kota-kota di eropa yang menjual bangunan tua, sejarah dan gereja-gereja tua, di colmar juga

terdapat gereja St.Martin yang masih berdiri kokoh.

12.JPG 13.jpg

Selain bangunan tua yang warna-warni colmar juga terkenal karena Frederic Auguste Bartholdi, dia merupakan

pemahat patung liberty yang menjadi icon kota new york , di colmar juga terdapat replika patung liberty di tengah jalan

suatu perkampungan yang agak jauh dari pusat kota. Informasi ini saya dapatkan ketika duduk di kedai kopi sendirian

tiba-tiba pasangan lansia di sebelah ngajak ngobrol, ternyata mereka dari amerika naik kapal pesiar dan berhenti di beberapa

negara di eropa, sedangkan ini hari kosong mereka ketika tidak ada jadwal tour jadinya singgah di colmar. Mereka juga

yang menceritakan kalau pembuat patung liberty berasal dari colmar (sebelumnya aku ga tau),

dan mereka juga penasaran kenapa aku mau jalan-jalan seorang diri dan memilih colmar.

14.jpg

Di pusat informasi kecil yang pegawainya pun ga bisa bahasa inggris dikasi 1 peta yang menunjukan

lokasi-lokasi bersejarah di colmar.

15.JPG16.JPG

ya begini enaknya kalau jalan sendirian, bebas nentuin apa-apa sendirian

18.JPG

Eh tapi ada enaknya ada enggaknya, kalau sendirian giliran mau foto gini bingung. Terpaksa self timer

17.JPG

sekarang saatnya ke little venicenya colmar

19.JPG20.JPG
picture perfect, suka banget sama suasana di colmar

21.jpg

aba-aba merunduk saat kapal melintasi jembatan

22.JPG

penggemar ghibli studio pernah liat settingan mirip ini di salah satu film mereka ?

23.JPG

Howl’s Moving Castle movie nya ghibli studio settingan kotanya terinspirasi dari colmar

24.JPG

Le Frichti’s

25.JPG28.jpg30.JPG 32.JPG

self timer lagi

31.JPG

Kalau uda liat bagian kota di perancis yang sepertinya, rasanya paris enggak terlalu romantis lagi