Singapore
Singapore
Biarpun ke Singapore bisa dibilang sering, tapi setiap kesempatan selalu tinggal di daerah berbeda. Bukan kali pertama tinggal di daerah Little India, tapi memang traveling itu selalu ada aja yang bikin berbeda. Kali ini berkesempatan tinggal di Village Hotel Albert Court . Lokasinya dekat sekali dengan Little India dan Bugis, masih dalam grup Far East Hospitality  kalau masih ingat dengan postingan blog di Singapore sebelumnya atau bisa klik disini. Konsepnya pasti berbeda, Village Hotel Albert Court ini lebih laid back dan heritage, dari bangunanya bisa dilihat, tamu yang menginap juga rata-rata adalah keluarga atau middle age. Mini Garden di sekitar kamar. Albert Cafe , tempat breakfast. Kamar yang aku tempati, merupakan club room , jadi bukan di main building yang ada di lobby. Kamarnya lebih luas dibandingkan dengan deluxe room atau superior room. Fasilitas handy phone tetep ada, seperti di hotel Quincy. Karena kita stay di Club Room maka dimanjakan juga dengan fasilitas complimentary evening coctails at lobby. Karena bangunan lama (heritage juga) sehingga tidak bisa dilakukan banyak perombakan, jadi di hotel ini tidak ada kolam renang tapi ada jacuzzi pool. Hot & Cold Jacuzzi. Sskip sarapan di hotel untuk sarapan di Ya Kun Kaya Toast, Ya Kun Kaya Jar ini harus banget dibeli, enak. Berapa kali lewat Tekka Centre tapi belum pernah berkunung sekalipun, kali ini kita akan makan siang plus food tour di tekka market. Nasi Biryani, Masala Dosa, Appam, Prata, ebuseeeeettttt ini porsi sharing tapi banyak juga ya. Karena bukan penggemar makanan berkari dan memang ga suka makanan India aku cuma comot-comot berujung kenyang, ga cuma makan doang ini kita dijelasin juga sambil makan mungkin itu  ya yang bikin comot comot dikit (padahal katanya ga suka makanan berkari) tapi kenyang . Kita di guide oleh  food explorer dari Wok  'n' Stroll.  Karena kita duduk pas di depan Temasek Indian Rojak otomatis ini ada dalam menu makan siang kita. Favorite diantara yang lainnya, Rujak nya bukan buah buahan kayak kita biasa makan, tapi gorengan sambelnya pedes gitu kayak sambel batagor / siomay. Cobain deh kalau ke Little India mampir ke Tekka Market untuk makan ini. Setelah makan siang kita berkeliling ke area pasar yang menjual bahan bahan makanan dan bumbu bumbu kalau antara Singapore sama Indonesia ya ga kaget-kaget banget lah sama isi pasarnya, sama sama saja cuma disana lebih bersih. Hanya saja ada 1 toko di Tekka Market yang menjual sayur mayur dan bahan makanan dengan memasang lagu jazz / salsa. Impulsive Girls : Satya, Yuki, Mariza. Mural dan Bangunan warna -warni di kawasan Tekka Market , untuk stop MRT nya Rochor . Semua tempat ini hanya tinggal jalan kaki dari Village Hotel Albert Court. Dinnernya di Nox, yang ini bener-bener pengalaman yang seru dan berkesan sekali. Kita makan 100 % gelap belum tau apa yang dimakan / diminum, yang melayani kita adalah orang buta jadi kita sama sama merasakan seperti dia , makanannya di piring kecil - kecil setiap sesi selalu ada 4 piring yang kita makan searah jarum jam, kenapa searah jarum jam ? supaya saat selesai kita makan kita yahhh lumayan inget lah sama apa yang kita makan, selesai makan kita ditunjukin tuh apa saja yang kita makan. Yang aku suka dari konsep dine in the dark ini adalah : ga ada yang main HP ! semua ngobrol, ketawa - ketawa sibuk nebak - nebak apa yang kita makan. Oh ya semua makanan sampai minumannya enak semua. Kita bisa milih menu nya misalnya kita vegetarian / minta yang halal. pokoknya ini juga harus dicobain deh. Selesai makan kita mengisi tebakan makanan yang kita makan disebuah kertas , mulai dari makanan pembuka, utama dan penutup. Waduh segitu sok taunya kita tanpa mata ternyata, karena saya sendiri banyak yang salah tebakannya. Oh ya minuman yang diatas rasanya itu rasa popcorn. Amazing !!!!!!! Heritage Walk bersama Uncle Alferd masih di kawasan Little India. Langsung girang lagi asik asiknya dijelasin suatu cerita sama uncle, ngeliat kumpulan burung ini kita malah sibuk foto- foto sama burung-burung ini . Bersama Yuki, yang dengan baik hatinya foto - fotoin aku, ternyata kita sama sama suka pakai dress juga dan di hari pertama di singapore kita uda shopping bareng, last minute sebelum mallnya tutup. Sri Veeramakaliamman Temple, salah satu temple tertua di kawasan Little India. Tidak ada biaya masuk alias Gratis, dan disediakan kain apabila pakaian yang kita gunakan  terlalu terbuka. Masjid Abdul Gafoor, masih berlokasi di Little India. Cantik warna kuning, hijau dan arsitektur dari bangunan masjid ini, berbeda dari masjid - masjid yang aku lihat sebelumnya. Terdapat banyak tempat makan disekitra Masjid Abdul Gafoor ini. Eat Like a local, ini bener-bener enak restaurant nya lokasinya jalan kaki 2 menit dari Village Hotel Albert Court. Pas disamping gedung LaSalle , yang kita pesen kwetiaw, ayam goreng mentega, udang telur asin, semuanya enak. Puas poll pokoknya selama menginap di Village Hotel Albert Court perut ga pernah kosong, banyak tempat makan enak yang deket bisa dijangkau hanya dengan jalan kaki saja. Complimentary 2 hours Airport Lounge Access yang aku dapat karena tinggal di Far East Hospitality dengan pilihan paket menginap tertentu* aku pergunakan sebaik-baiknya. Kalian bisa check di websitenya langsung saat pemesanan . Sampai jumpa lagi Singapore, dan terima kasih Far East Hospitality untuk impulsive trip yang sangat menyenangkan ini. Pemesanan dan Info lebih lengkap mengenai Village Hotel Albert Court dapat melalui http://www.villagehotelalbertcourt.com.sg
Bali
Bali
Pembahasan kali ini akan terasa panjang, bukan karena tulisannya melainkan karen foto-fotonya, karena seringnya ditanyain beberapa tempat "baru" di Bali mulai dari Kuta, Seminyak, Canggu, Ubud dan Jimbaran, di postingan ini akan dibahas beberapa tempat makan / minuman di Bali yang bisa jadi referensi kalian kalau berkunjung ke bali : 1. Kynd Lokasinya di daerah Petitenget buka dari jam 6 pagi, karena tempatnya sempit . Tempatnya menarik, didominasi warna kesukaanku, PINK. Musti sabar kalau makan / minum kesini melihat pemandangan "Let the camera eat first" bukannya gimana emang lucu sih minuman dan makanannya. Tulisan yang bikin senyum senyum sendiri, Terima kasih. MUSTI COBA : Pink Latte . Enak sekali. Capuccino Berry Tropical Smothies Bowl, bisa request tulisannya coba. GEMASH ! Karena sudah lebih dari 2x kesini aku rekomendasiin tempat ini kalau kalian mau sarapan / ngopi. 2. Neon Palms Lokasinya masih di Petitenget, sebelah toko Bali Boat Shed, Lantai 2 nya ini neon palms. Sungguh-sungguh-sungguh ( sampai 3x ) menarik Interior dan pemilihan warnanya, lain dari yang lain. Seperti di hutan tropical warna warni, details nya aku suka sekali sampai ke restroomnya juga menarik. Karena aku kesini pas lagi capek-capeknya jalan kaki dan butuh minum yang segar aku hanya order minuman & mango chia pudding. 1 hal yang agak mengganggu dari kunjungan aku kesana adalah pemilihan lagu dan volume musik yang menurut aku terlalu keras ( saat itu ya, saat aku kesana ). 3. 1/15 Coffee Berlokasi di kawasan Potato Head / Katamama Hotel. Tersembunyi dan sepi, aku suka 4. Mano Beach club yang ga neko - neko, harga masuk akal, ga begitu ramai (waktu aku kesana sih begitu) uda 2x. Ada kolam renang, dekat pantai dan tidak ada minimum order. Lokasinya di Pantai Petitenget, dekat pura. Spot sunset favorite aku juga di pantai petitenget, langsung di pantainya, pas di depannya mano . 5. Cabina Bali Lewat sering, keinginan berkunjung enggak ada, akhirnya berkunjung juga untuk beli es krim. Ramai sekali tempatnya, banyak yang foto disetiap sudutnya (artinya lucu dan menarik tempatnya) dan ada kolam renangnya, Oke akan coba berenang dan makan disana next time. Lokasinya di Batu Belig. 6. Kakatua Lounge Berlokasi di Jalan Drupadi seminyak, di hotel tijili lebih tepatnya. Colorful sekali, biarpun kita tidak menginap di hotel tijili, Kakatua Loung terbuka untuk umum. 7. Bali Bowl & Smoothies Chia seed dikasi susu + Granola + Buah, nah itulah kira kira yang saya pesen, lupa namanya tapi enak sekali. Lokasinya di Canggu. 8. La Brisa Lokasi nya di Echo Beach, Canggu. 2x kesini cukup ga mau lagi karena ramai sekali, padahal tempatnya asik. Cocok untuk lunch terus berenang / cocktail drink menunggu sunset. 9. Pablo Lokasinya di Canggu, buka nya baru sore hari. Datang untuk Pizza dan cocktail. Kalau datengnya siang-siang belum buka, cuma bisa ngemper seperti ini. hehe 10. Secret Spot Berlokasi di Canggu, datang untuk yogurt ( ada beberapa pilihan rasa ), harga tergantung berapa banyak kita ambil ( ditimbang ) toppingnya pastinya sehat. 11. Mimpi Manis Bukan restaurant sih tapi nanggung, lucu juga toko nya . Lokasi di Canggu. Waktu foto toko ini belum buka, jadinya masih dipenuhi koran kaca-kacanya. 12. Yellow Flower Cafe Rekomendasi temen aku, Fitri. Dia kasi tau hidden gem di Ubud ini. Suka sekali suasana di cafe dan jalan menuju cafe ini . Lemongrass teanya aku paling suka, tidak ada sedotan yang disediakan hanya batang daun pisang sebagai pengganti sedotan / langsung diminum langsung dari gelas. 13. Akasha Restaurant Berlokasi di Ubud, ada kolam renang, view sawah, bangunannya unik dan terhitung sepi. Setiap weekend ada acara dance / live music, bisa check di facebook mereka.
Singapore
Singapore
Buat aku pribadi Singapore selalu menjadi pilihan dan tujuan untuk gateaway singkat, tujuan utamanya kebanyakan untuk menonton konser, tapi kali ini aku dan temen - temen ke Singapore dalam rangka "Impulsive Girl's Weekend Gateaway" yang di host oleh Far East Hospitality. Lihat bangunan dan kolam renang The Quincy Hotel Langsung mupeng pengen berenang dan lihat view kota dari lantai 12 .The Quincy Hotel menawarkan early check in (10:00 am) dan late check out (16:00 pm) dan yang ga kalah pentingnya adalah 2 hours Changi Airport Lounge Access. Kalian bisa langsung lihat website nya untuk penjelasan yang lebih detail. Ketemu teman lama dan kenalan dengan teman - teman baru. ( hello mariza, yuki dan satya) Lobby Quincy Hotel, disambut dengan welcome drink dan All day light refreshments di lobby. Belum check in perut sudah bisa langsung keisi, bukan yang basa basi dan sekedar aja snack / pastries-nya tapi niat, bikin kenyang dan super enak. Minuman soda / juice dan mesin kopi semua tersedia dari setelah breakfast hingga sebelum dinner . Lokasi yang sangat dekat dengan Orchard Road dan Mount Elizabeth Hospital menjadikan The Quincy Hotel bisa jadi referensi akomodasi kalian di Singapore. Boutique Hotel yang stylish. Terdapat 2 jenis kamar : Studio Room dan Studio Deluxe Room. Yang aku tempati ini merupakan Studio Deluxe Room, dengan fasilitas seperti berikut : Karena tinggal di kamar Studio Deluxe, kita dapat fasilitas handy phone. Sudah terkoneksi dengan internet UNLIMITED dan bisa dipakai untuk menelefon ke luar singapore (GRATIS) . Jadi ini bisa jadi rekomendasi buat kalian yang hanya sebentar ke singapore males ganti nomer dan butuh Internet untuk keperluan traveling, misalnya cari makanan / tempat yang enak. Cari rute google maps atau penawaran-penawaran promo yang sudah langsung ada di Handy ini seperti ke Universal Studio misalnya, bisa langsung di beli via handy ini, Handy juga bisa dibawa saat kita jalan keluar hotel pastinya, asal jangan lupa di kembalikan pas Check Out. in room speaker. Nespresso coffee machine dan complimentary mini bar (Carlsberg, Coca cola, Iced tea lemon kaleng, kacang-kacangan dan Lays) bye 7/11. hahaha Kalau ga suka kopi jangan khawatir tersedia teh seperti di hotel pada umumnya. Lazy Corner, di semua kamar hotel di Quincy Hotel ini kamarnya  menghadap ke arah Far East Plaza, Mari kita ulang fotonya supaya lebih jelas : Yep, kamarnya semua menghadap ke arah seperti ini. View kamar dari kamar mandi. Le Labo toiletries, Hairdryer, Setrikaan semua lengkap. Free 2 pcs laundry juga kalau kalian stay 2 malam di Quincy Hotel. Lush Bath Boom juga untuk kalian yang stay di Studio Deluxe. Saat kalian melakukan reservasi via website The Quincy Hotel . Akan ada beberapa pilihan dari flash sale, far more singapore, with breakfast flexible atau Qool Weekend. Cooking baking & decorating ini termasuk di dalam package Qool Weekend yang ditawarkan oleh The Quincy Hotel. Ditambah lebih seru karena kita saling berkompetisi untuk mendekor cookiesnya. dan kompetisi dimenangkan oleh Satya - Yuki. Beranjak ke lantai 12, dimana fasilitas Gym dan Kolam renang ( 24 jam ) serta sauna. YES ! See thru glasses dikolam renang lantai 12 The Quincy Hotel ini. FREE FREE FREE !!! all day long. Seteleh free flow cocktail, wine and beer di restaurant hotel yang mulai dari jam 6 sore, dinner dan dilanjutkan  jalan - jalan ke mall di Orchard Road dan kembali ke hotel untuk nonton film di samping  kolam renang ( masih dengan suguhan gratis : chips dan minuman). Pilihan makanan dari cemilan, sarapan dan dinner ga ada yang salah rasanya, semua enak. Untuk kalian yang suka night out The Quincy Hotel menawarkan FREE ENTRY ke Zouk untuk 50 tamu pertama. Sudah di pinjamkan handy masih juga ada ini di lobby hotel, SPOILED ! Melangkah sebentar dari hotel kita sudah berada di Far East Plaza yang ternyata masih satu manajement dengan Far East Hospitality. Makan Chicken rice wajib hukumnya dan ternyata baru tau kalau ada yang ramai dan enak dekat  dari hotel Quincy, Hainanese Delicacy. Yang buka dari hari Selasa - Minggu jam 10.20 (jamnya nanggung gini ya) - 8 malam. Team Roasted Chicken !
Jodhpur
India
Setiap orang punya style traveling yang bereda-beda ada yang suka travelingnya lama lama misalnya sekalian 1 bulan atau 3 bulan bahkan setahunan, ada yang cuma seminggu atau 2 minggu. Ada yang sukanya naik maskapai tertentu dan anti sama beberapa maskapai, ada yang suka nginep di hotel berbintang, hostel , airbnb. Ada yang suka shopping, ada yang suka tidur siang pas lagi traveling,ada yang cuma kuliner aja, semua ga bisa disamain, dan karena itu juga kalau kalian nanya berapa budgetnya kalau kesuatu tempat aku paling ga bisa jawab. Kasarnya gini aja kalau emang ga ada duit atau pas pas an  nih ga punya tabungan lebih baik ditunda dulu aja. Sampai kamu ga ngerasa khawatir, khawatir  kemahalan disana abis uang dll. Selama kurang lebih 12 hari di India tibalah saatnya di Jodhpur, Kota terakhir yang kita kunjungi karena kota inilah terdapat bandar udara dengan rute langsung ( tidak transit ) ke New Delhi. Jodhpur dikenal dengan nama lain yaitu Blue City. Tidak banyak yang akan kita lakukan disini kecuali banyak istirahat dan chill. Uang cash menipis, di India bukan di eropa yang semuanya bisa bayar pakai kartu. Jadi di kota terakhir ini kita skip Fort ( karena uda bosen juga ) dan semua perjalanan rata - rata pakai ola / grab supaya bayar via kartu kredit, cashnya hanya untuk makan saja. Belanja juga sudah tidak lagi karena koper uda penuh haha. Beberapa tempat wisata yang bayar kita ga masuk, hanya dari luar seperti ini, Jaswant Thada temple.  Orang India sangat menghormati binatang , Sapi terutama . Pagi pagi kepasar beli roti dan dikasi kepada sapi sapi yang dilewati saat mereka jalan pulang. Saya sempat bertanya emang sapi-sapi ini tidak ada yang punya dan dilepas begitu saja ? Jawaban dia adalah ada yang punya tapi di lepas supaya cari makan sendiri. Sebetulnya kalau dibilang semua rumahnya biru semua tidak juga, lebih ke gang gang kecil dan (menurut saya ya) bau pesing yang terdapat beberapa rumah yang berwarna biru. View dari Mehrangarh, tidak semua biru kan seperti di foto foto google. (mungkin sudah pudar) Pemandangan dan bangunan seperti ini yang buat India semakin menarik, Banyak warna. Dress yang saya beli di Jaipur. Mehrangarh Fort . Kakek kakek aneh yang maksa minta di foto dan foto bareng ( tapi pake kamera kita ). Ya sekian cerita selma di India, Banyak yang menanyakan berapa menghabiskan uang untuk bepergian ke India, Sekali lagi itu sangat bereda - beda tergantung kaliannya. Intinya jangan pernah takut mencoba, Di india makan dan penginapan murah, Transportasi yang aku pakai untuk berpindah - pindah dari suatu kota Kereta ( Kelas 2, tier 2  atau 3) sudah berAC dan nyaman. Selama di India menggunakan nomor lokal (Vodafone), Visa india di apply 3 hari sebelum keberangkatan ( Jangan di tiru ). India aman dan menyenangkan jangan terpengaruh sama tulisan tulisan aneh yang beredar diluar sana, kalau kalian ga cobain dari mana bisa tau ? kalau cuma takut dan takut ya ga bakal bisa sampai kemana - mana. Dulu saya baca buku Agustinus Wibowo, Titik Nol dan ada kata kata dibuku itu yang menyebutkan kurang lebihnya seperti ini : " Kalau kalian ke India hanya ada 2 impresi saja, SUKA banget sama TIDAK suka banget" dan untuk pengalaman saya, saya pribadi sangat teramat SUKA sama India, perjalanan ini sangat berkesan dan agak susah dilupakan. Dan yang pasti, akan kembali lagi suatu saat nanti.