Jodhpur India

Setiap orang punya style traveling yang bereda-beda ada yang suka travelingnya lama lama misalnya

sekalian 1 bulan atau 3 bulan bahkan setahunan, ada yang cuma seminggu atau 2 minggu.

Ada yang sukanya naik maskapai tertentu dan anti sama beberapa maskapai, ada yang suka nginep di

hotel berbintang, hostel , airbnb. Ada yang suka shopping, ada yang suka tidur siang pas lagi

traveling,ada yang cuma kuliner aja, semua ga bisa disamain, dan karena itu juga kalau kalian

nanya berapa budgetnya kalau kesuatu tempat aku paling ga bisa jawab.

Kasarnya gini aja kalau emang ga ada duit atau pas pas an  nih ga punya tabungan lebih baik

ditunda dulu aja. Sampai kamu ga ngerasa khawatir, khawatir  kemahalan disana abis uang dll.

Selama kurang lebih 12 hari di India tibalah saatnya di Jodhpur, Kota terakhir yang kita kunjungi

karena kota inilah terdapat bandar udara dengan rute langsung ( tidak transit ) ke New Delhi.

Jodhpur dikenal dengan nama lain yaitu Blue City.

Tidak banyak yang akan kita lakukan disini kecuali banyak istirahat dan chill.

Uang cash menipis, di India bukan di eropa yang semuanya bisa bayar pakai kartu.

Jadi di kota terakhir ini kita skip Fort ( karena uda bosen juga ) dan semua perjalanan rata – rata

pakai ola / grab supaya bayar via kartu kredit, cashnya hanya untuk makan saja. Belanja juga sudah

tidak lagi karena koper uda penuh haha.

Beberapa tempat wisata yang bayar kita ga masuk, hanya dari luar seperti ini,

Jaswant Thada temple. 

Orang India sangat menghormati binatang , Sapi terutama . Pagi pagi kepasar beli roti
dan dikasi kepada sapi sapi yang dilewati saat mereka jalan pulang.

Saya sempat bertanya emang sapi-sapi ini tidak ada yang punya dan dilepas begitu saja ?

Jawaban dia adalah ada yang punya tapi di lepas supaya cari makan sendiri.

Sebetulnya kalau dibilang semua rumahnya biru semua tidak juga, lebih ke gang gang kecil

dan (menurut saya ya) bau pesing yang terdapat beberapa rumah yang berwarna biru.

View dari Mehrangarh, tidak semua biru kan seperti di foto foto google. (mungkin sudah pudar)

Pemandangan dan bangunan seperti ini yang buat India semakin menarik, Banyak warna.

Dress yang saya beli di Jaipur.

Mehrangarh Fort .

Kakek kakek aneh yang maksa minta di foto dan foto bareng ( tapi pake kamera kita ).

Ya sekian cerita selma di India, Banyak yang menanyakan berapa menghabiskan uang untuk

bepergian ke India, Sekali lagi itu sangat bereda – beda tergantung kaliannya. Intinya jangan pernah

takut mencoba, Di india makan dan penginapan murah, Transportasi yang aku pakai untuk

berpindah – pindah dari suatu kota Kereta ( Kelas 2, tier 2  atau 3) sudah berAC dan nyaman.

Selama di India menggunakan nomor lokal (Vodafone), Visa india di apply 3 hari sebelum

keberangkatan ( Jangan di tiru ). India aman dan menyenangkan jangan terpengaruh sama tulisan

tulisan aneh yang beredar diluar sana, kalau kalian ga cobain dari mana bisa tau ? kalau cuma takut

dan takut ya ga bakal bisa sampai kemana – mana. Dulu saya baca buku Agustinus Wibowo, Titik Nol

dan ada kata kata dibuku itu yang menyebutkan kurang lebihnya seperti ini : ” Kalau kalian ke India

hanya ada 2 impresi saja, SUKA banget sama TIDAK suka banget” dan untuk pengalaman saya, saya

pribadi sangat teramat SUKA sama India, perjalanan ini sangat berkesan dan agak susah dilupakan.

Dan yang pasti, akan kembali lagi suatu saat nanti.