Sydney Australia

xa

Ditengah proses pengerjaan Tugas Akhir, masih sempet-sempetnya pergi ke Australia selama seminggu.

Awalnya ragu mau berangkat atau enggak, karena takut ganggu proses Tugas Akhir, beruntung di Binus kelas tugas akhir

punya jadwal yang jelas, jadi bukan main petak umpet sama dosen. Akhirnya minta izin bolos satu kelas bimbingan tugas akhir,

karena ga mau rugi dan ketinggalan akhirnya ngebuhungin dosen bimbingan (bu dria) yang super baik untuk asistensi lebih awal.

Ambil jatah bolos 1x kelas tugas akhir, pulang ke bali, apply visa di VFS bali (lokasinya di benoa square) sama sekali ga ribet

dan prosesnya cuma 7 hari kerja, langsung di sms kalau visa sudah jadi, karena mulai 2013 visa australia sudah berupa elektronik visa.

Nah urusan tiket juga akhirnya nuker point miles garuda (point miles di dapat dari frekuensi terbang menggunakan garuda,

pemakaian kartu kredit yang kerjasama dengan garuda, review tempat di tripadvisor) awalnya nuker point untuk tiket PP

Denpasar – Sydney kelas ekonomi, karena bulan april sedang ada promo jadi bisa upgrade ke kelas bisnis tanpa biaya tambahan.

Sekali lagi terima kasih Garuda Indonesia. Proses penukaran miles juga ga ribet sama sekali, tinggal isi formulir dan bayar tax.

Dan saat itu kelas bisnis juga lagi sepi jadi pramugarinya cuma bolak-balik buat nawarin makanan / minuman tiada henti, kursinya

ada pijetannya, punggung , kaki dipijet sembari nonton film yang saat itu lagi bagus-bagus pilihannya.

IMG_0285

Sampai di Sydney kita memilih menggunakan kereta untuk menuju kota, biaya kereta sekitar $ 14/ orang, sekali lagi kalau bepergian

lebih dari 3 orang lebih baik naik taxi karena harganya sama saja. Berhubung kita pergi hanya berdua dan lokasi hostel dekat dengan

central station, kita memutuskan untuk naik kereta menuju kota.

Untuk info transportasi di sydney bisa dibuka di Transport Sydney.

Hostel yang di pilih sebagai akomodasi selama di sydney Bounce Hostel Sydney, lokasinya dekat dengan

central station. Pemandangan dari rooftopnya langsung central station. Dorm roomnya banyak pilihan dari 4 – 8 mixed dorm.

Untuk harga, sydney termasuk kota yang mahal jadi 30 dollar/night/orang.

Kalau sendiri sih rekomen tinggal di hostel, tapi kalau uda lebih dari 3 orang

lebih baik tinggal di Apartment harian/mingguan atau di Hotel group accord.

IMG_0309

Kebanyakan hostel di sydney tidak memberikan fasilitas free wifi, jadi dilihat baik-baik saat memilih akomodasi.

Free wifi di charge 7 – 10 dollar / hari (gelo) ini hostel lho, belum tau kalau hotel gimana.

Nah untuk sehari-hari di sydney saya beli tiket tranportasi selama 1 minggu (my multi pass) seharga $ 60.

Aku lupa zona yang di cover apa aja, pokoknya aku pilih yg multi pass harga ini karena bisa kemana aja selama seminggu,

bahkan sampai Leura (blue mountain). Jadi Multi pass ini aku bisa pakai untuk naik kereta sampai ke blue mountain,

trem, bus dan ferry, sama sekali ga rugi. Bus Gratisan juga ada warnanya hijau nomor 555.

Karena sydney besar dan aku banyak mau ke suburb seperti Glebe, Surry Hill dan Newtown jadi pas banget punya multi pass.

IMG_7995

Biarpun sudah 3x ke sydney tapi setiap kunjungan selalu berbeda, explore dari sudut yang berbeda meskipun viewnya itu lagi.

IMG_8044

Cuaca lagi bagus, piknik dengan pemandangan opera house.

IMG_0556 (1)

Hari minggu menyusuri vintage / flea market di pasar Glebe.

Oh jadi ini dia tempat anak muda australia ngumpul di hari minggu.

IMG_0552 (1)

Pokoknya sebagai anak muda jangan sampai melewatkan weekend di Pasar Glebe,

kadang ada live music juga di taman, SERU.

Kalau belanja di paddy’s market sih standar barang nya cuma bisa dijadiin oleh-oleh dan barangnya sama semua.

IMG_0342 IMG_0547 (1)

Menyusuri daerah surry hills, salah satu kawasan favorite di sydney, karena kedai kopi, cafe dan toko-toko yang unik.

Untitled-1

Karena suasanya lagi tugas akhir, ya kunjungan ga jauh-jauh dari toko buku (nambah referensi) dan tempat craft.

Karena tugas akhir saya bikin buku yang bertemakan craft,  jadi toko paper 2 di surry hills ini bagaikan surga.

Pokoknya datanglah untuk brekfast di kawasan surry hills, menarik melihat aktivitas sydneysiders yang tetap bisa

menikmati coffee atau bertemu teman sebelum pergi ke kantor, masih dengan pakaian seadaanya, rambut acak-acakan

Waktu ini liat rekomendasi cafe-cafe di surry hills dari The Urban List.

IMG_8099

Oxford Street

IMG_0519

Urban Hangout : NEWTOWN, selain glebe, surry hills, newtown juga ga boleh terlewat.

Nah kalau baru-baru ini liat video clip coldplay yang Sky Full of Stars lokasi shootingnya di Newtown,

persis di depan mural bendera aborigin. Di daerah Newtown juga banyak terdapat toko baju bekas, toko buku,

kedai kopi. Tanpa tidak disengaja waktu sedang jalan-jalan menyusuri newtown tiba-tiba menemukan toko buku

Better Read Than Dead , langsung kalap pas masuk toko ini, karena banyak buku dengan ilustrasi dan konten menarik

yang bisa dijadiin referensi tugas akhir. Biarpun lagi di sydney liburan ala ala, tapi malemnya tetep nyicil buat tugas akhir,

soalnya pas balik ke jakarta uda musti buat 30 alternatif desain judul buku.

IMG_0388 (1)

Sampai di Sydney CBD (central business district) masih tetep nyarinya toko buku.

Selain mampir ke Queen Victoria Builiding dan beberapa mall disana, kita nemuin satu jalan yang atasnya

dihias dengan sangkar burung.

IMG_8154

Queen Victoria Building

IMG_0567 (1)

Saatnya pindah hostel, menuju Sydney Harbour YHA . Alesan kenapa pindah ke hostel ini ?

Karena pemandangannya bagus , hehe . YHA di sydney ada 2 (central & harbour) jangan sampai salah pesen guys.

Koper uda tambah melendung akibat buku-buku yang dibeli.

IMG_0632 (1) IMG_0639 (1)

Wihhhh Hostelnya berdampingan dengan hotel berbintang, intinya Sydney Harbour YHA share view yang sama dengan

hotel shangri la & four season, bedanya mereka bisa liat dari kamar, kalau kita musti ke rooftop dulu.

Tapi fasilitas hostel ini cukup lengkap, dari dapur, ruang teater, laundry, tempat makan yang luas, mini library

tapi sayang wifi tetep enggak gratis.

IMG_0317 (1)IMG_0651 (1)

Brunch of the champion, Sydney Fish Market. Terletak di daerah Pyrmont kita menggunakan trem untuk menuji tempat ini.

Original Seafood Platter dimakan ramai-ramai, enak dan segar. Untuk perut-perut asia seperti saya porsi makanan di Australia

cukup besar, jadi kalau pesen makanan 1 porsi bedua aja, sekalian hemat ongkos makan.

IMG_8140

Benar-benar memanfaatkan Multi pass dengan naik ferry dari Circular Quay menuju Manly,

Ferrynya ada free wifi lho.

IMG_0423 (1) IMG_0474 (1) IMG_0500

Biarpun ada matahari airnya dingin, udara 27 derajat. Hore piknik lagi di pantai makan Fish and Chips.

IMG_8121

Darling Harbour

IMG_0608

Jalan pulang menuju ke Hostel Sydney Harbour YHA kita mampir dulu ke sebuah taman yang tidak jauh dari hostel

untuk menikmati sunset, ternyata tempat ini cukup ramai untuk melakukan sesi foto pre wedding / wedding.

Lebih dari 4 Pasangan yang saya lihat saat itu, lengkap dengan teman dan keluarganya.

IMG_0560 (1) IMG_0585 (1) IMG_0587 (1)

Kalau punya kesempatan nonton kembang api tahun baru di Sydney, bakal milih spot ini.

IMG_0618 (1)

Malam harinya kita menghabiskan waktu di rooftop hostel, ternyata ada ada kembang api, dari pertunjukan CARMEN.