Colorado
Berkunjung ke negara bagian lainnya di Amerika, kita mendarat di Ibu kotanya, Denver.Tujuan utama kenapa bisa sampai di Colorado adalah nonton konser Vampire Weekenddi Red Rocks Amphitheater ( impian sekali sih lokasi ini ), Tiket konser sudah aku beli dari April 2019, Konsernya sendiri jatuh pada October 2019. Lagi dan lagi sewa mobil via applikasi TURO, di denver sedikit sekali pilihan manual transmission carnya (ya, aku belum pernah nyetir mobil matic) jadi ini TOP 4 nya, dari segi harga aku sih pilih yang paling murah aja perhari nya $39, jatuh kepada mercedes benz.Percikan drama mulai terjadi, kita sudah sampai airbnb ternyatalokasi ambil mobil di bandara, jadi terpaksa kita harus naik uber lagi ke bandara lanjut naik shuttle bus ke parkiran mobil bandara, Ga ketemu orang yang punya mobil, pokoknya diinfo kuncinya dimana, bisa ditebak dimana ? YA, DI BAN MOBIL sekelas mobil seperti ini. Shock dong pas buka mobil, kok pedal gas sama rem aja, cuma 2 ini mobil maticASTAGAAAAAAAAA gimana cara setirnya ? maju itu apa mundur itu apa, panik panik panikMau ga jadi tapi uda segini perjalannya, mau cancel ga bisa pasti di charge kartu kredit,mau setir juga bingung, Tapi dalam hati terbesit "kapan lagi aku bisa setir mobil kayak gini"okelah aku telephone pacar aku di Indonesia (mwah) di Indonesia itu jam 2 pagi untungnya diangkat dan diajarin via facetime, bermodalkan nekat dan untungnya ini parkiran gede juga, jadi aku berlatih dulu, maju mundur keliling keliling parkiran TIN TIN TIN , nah keren ga tuh !!!!! Berhubung uda sewa mobil bebas bisa kemana aja stop disana sini, kalau naik UBER liat tagihannya aja uda mules, kita belanja kebutuhan 4 hari kedepan, karena di airbnbada dapur dan kulkas, jadi bisa masak supaya ga perlu dine in, karena ga punya list juga harus cobain makanan apa di denver . Parkir di depan airbnb ngikutin mobil mobil lain, trauma di negara ini dikit dikit denda, ga bisa pake damai / minta maaf , duit melayang . Kagetnya pas buka forecast diramalkan besok akan turun salju dong,di bulan October. Ga nyangka bakal dapat salju di trip kali ini Nonton konser kepagian dateng, mobil parkir paling depan Bawa jaket karena seperti yang sudah sudah, sehari sebelum turun salju pasti cuacaakan super dingin jadi lebih baik berjaga jaga daripada mati kedinginan. Ga pake antre, coba di Indonesia baru masuk parkiran uda disambut calo, antrian masuk sudah kayak ular, disini chill kita termasuk salah dua dari orang yang tampilannya hebohyang lain kayak mau main ke rumah temen aja gaya gayanya.. Ini viewnya, tapi karena aku duduk di row agak depan jadi aku selama nonton konsernyaga melihat view yang seperti ini Baru mau ngasih tips cara cari tau gimana view kamu nonton konser atau sedeket apasama panggung, eh websitenya uda ga ada , aku awalnya sebelum fix beli di row 17dan seat 37 aku liat dulu posisi itu di web yang sekarang uda ga bisa diakses namanya https://aviewfrommyseat.com/ , jadi kebayang tuh gimana view kita nantinya. Sepanjang tahun aku dengerin album terbaru vampire weekendyang Father of The Bride dan berharap bisa nonton merek langsung,eh kesampaian. Bener- bener album ini bagus banget, LIVE nya juga apalagi Suhu makin malam semakin dingin dan turun pula hujan Encore yang keenakan berlanjut sampai cover lagu don't dream its over.Ini merupakan tour amerika terakhir vampire weekend, dan ini juga hari kedua aku nontonnya,bukan hari pertama, set list nya beda sekali jauh lebih bagus hari kedua KARENA POL POL an manggung terakhir mereka di amerika. EH Pas mau Tour Eropa & AsiaCOVID keburu melanda dunia. Tidak main main ramalan cuacanya benar, benar benar salju dibulan Oktober Kandas deh mau ke National Park karena lagi lagi diinfokan siang bakal hujan salju Mobil uda kelelep salju, cari tutorial cara bersihin mobil yang tertimbul salju via youtube.Karena ga nemu alatnya dimobil jadinya pakai sapu (wasalah dah beret beret itu mobil) PR juga ternyata bersihinnya mana musti hati hati banget karena jalanan licinsumpah enak banget nyetir mobil ini, mau dong dibeliin 1 kayak gini (tapi jangan warna merah ya) Karena kita kandas ke national park jadinya kita keliling kota dan thrift shopping Terus beli donat dan akhirnya berhasil bayar parkir di mesin pakai kartu kredit mahal banget lah, beli 1 ini kebeli 1 lusin dunkin donat kali ya hahaha ga kapok, malah beli 4 rasa Karena peraturan di applikasi turo saat kita kembalikan mobil harus sudah dicuci luar dan dalam (vacuum) dan isi bensin full, sebelum di denda (lagi lagi denda) Pantes ya pada bahagia tinggal di Indonesia ini bule bule, negaranya ribet amatmahal pula, diindonesia mobil dicuciin orang aja start dari 4o ribu ada, disini aku pilih tempat cuci paling gembel dan murah $4 , jadi ada timernya gitu kapan airnya keluar,kapan sabunnya keluar. Kalau dipikir pikir trip ke Colorado iniadalah trip aku belajar menyetir mobil matic dan mencuci mobil sepertinya. HAHAHAHA Tapi ya seru juga kan jadi cerita + akhirnya aku bisa nonton Vampire Weekendyang menjadikan konser terakhir yang aku tonton sampai entah kapan karena sampai detik ini kasus corona masih tinggi di Indonesia.
Joshua Tree
USA
Setelah hampir seminggu di LA, kita melanjutkan perjalanan selanjutnya yaitu ke Joshua Tree. Karena harus sewa mobil aku sebelumnya sudah urus SIM INTERNASIONAL di bali (pake calo) karena sim internasional cuma bisa diurus di jakarta, yauda lah yaaaaaaa. itung itung biaya tiket ke jakarta. Sewa mobilnya via applikasi TURO. Prosesnya mudah banget bikin account standart, masukin kredit card, pilih mobil, bedanya sama sewa mobil kayak di perusahaan perusahaan car rental di bandara adalah jenis mobilnya, di aplikasi turo ini pilihan mobilnyalebih bervariasi ibaratnya di indonesia sewa mobil standart itu avanza, inova,agya nah di turo itu kita bisa milih range rover, mini cooper, ferrari sekalipun ada. Ya karena saya kebiasa setir mobil manual, pilihan ga banyak jadinya yang cocok dan PD bawanya jatuh pada FIAT. Kita menentukan tanggal pick up ( waktu ini ke rumah owner ) ketemu sama yang punya mobil, check sim formalitas aja dan bye bye kita kembali ke airbnb kita untuk ambil koper dan langsung menuju Joshua Tree. Perjalanan sekitar 2 jam 20 menit, deg deg an juga waktu nyetir di jalan yang 90 % highwaykarena speed limitnya musti diperhatiin supaya ga kena tilang. Dan ngeliat juga akhirnyadengan mata kepala sendiri polisi polisi lalu lintas yang kerjaannya pegang alat buat checkspeed orang orang yang lewat, ditemani playlist yang pas supaya ga ngantukkarena ini pertama kali nyetir diluar negri, sampai di joshua tree langsung tidur. Pertama kali sewa 1 rumah sekaligus selama trip di Amerika, kita lebih sering sewa satu kamar aja, tapi ternyata Joshua Tree airbnbnya menjamur, jadi banyak sekali pilihan dan menarik menarik interiornya Fasilitasnya selain tempat parkir di dalam rumah, jacuzzi, kitchen yang ada ovennya, 2 kamar serta laundry room. Ga bertemu host sudah biasa, pastinya kita cuma di emaildimana mereka akan taruh kunci dan kita bisa mandiri masuk rumah. Karena ada kitchennya kita memutuskan untuk memasak, suka deh sama toko bulk seperti ini, jadi kita bisa beli beras dan kebutuhan makanan lainnya ditakar sesuai dengan kebutuhan kita, jadi ga akan buang buang makanan karena bawa bawa sisanya berat beratin koper. Sebelum masuk kawasan national park kita berkunjung ke Integratron.Seperti ubud Joshua Tree bisa dikatakan lifestylenya kurang lebih sama : crystal, sound bath healing, organic / vegan food. Integratron merupakan sebuah bangunan berbentuk dome tempat dimana kita bisa registrasi untuk ikut dalam program sound healing yang disediakan,meditasi dengan cara tiduran dan mendengarkan musik yang biasanya keluar dari frekuensi bowl bowl , anxiety - panic attack peeps merapat Sepanjang perjalanan viewnya seperti ini Monument House, dibangun tahun 1989, disekitar jalan menuju monument house banyak terdapat airbnb berbentuk caravan house dengan outdoor bathtub yang identik dengan Joshua Tree . Berikut list airbnb yang kalian bisa jadikan referensi apabila mau berkunjung ke Joshua Tree karena interior dan view nya memang sebagus itu : 1. Joshua Tree airbnb2. Joshua Tree airbnbsebenernya pengen banget tinggal di salah satu atau beberapa airbnb dilist airbnb diatas,tapi apa daya kalau berdua saja kemahalan rupanya, dan karena rumahnya terlalu bagusjadi sayang buat kita yang seharian keluar keluar-keluar.kunjungan selanjutnya ya, kalau ada banyak teman ikut atau duitnya lebih banyak. Memasuki kawasan National Park pastinya ada Entrance Fee (valid 7 hari)Private Vehicle ($30) Motorcycle ($25) Per Person, walk in ($15)karena di dalam tidak ada yang jualan minuman / makanan / bensin ( sepenglihatan aku ) jadi isi asupan asupan berikut sebelum kalian masuk ke national park, supaya ga kejadian seperti aku yang kehabisan air dan hampir kehabisan bensin sehingga ga bisa lanjut lebih jauh dari Cholla Cactus Garden . Logikanya pasti ada tempat refill air karena kan ini juga bisa camping tapi sungguhaku ga menemukannya sehingga kehausan ditengah gurun. Berikut rute yang kami singgahi : Hidden Valley - Barker Dam - Skull Rock - Jumbo Rock - Cholla Cactus Garden. (ANDAIKAN ISI BENSIN SEBELUM KESINI dipastikan bisa lebih banyak spot yag dikunjungi) menyesal aku Hidden Valley, kita trekking kurang lebih 1 jam.Baru 5 menit jalan belum apa apa, rain uda kepleset jatoh sampai blackout karena sepatu yang dipakai licindan medannya emang agak berpasir. Cuaca di bulan oktober tidak terlalu panas, jadi biarpun kita trekking dibawah terik matahari ga keluar keringet sama sekali Yang suka rock climbing kalian pasti bakalan suka lokasi ini Joshua Tree Sebenarnya aku kurang banyak foto foto selama di Joshua Tree karena emang mirip mirip dari satu spot ke spot lain yaitu bebatuan dan pohonnya baru sampai di cactus garden ini baru berbeda dari view sebelum sebelumnya mobil sewaan yang ternyata cocok dibawa ke Joshua tree karena roof nya bisa terbuka gini, road trip menjelang sunset sambil denger playlist seperti wild honey - robben ford, 3rd of may - fleet foxes, tapi sayang bensin sudah mau habis jadi agak buru buru setelah hampir gelap kembali ke kota. Ranger berpatroli rutin, jadi kalau kenapa kenapa masih ada yang dimintain tolongkalau misalnya ini mobil uda ga bisa nyala karena bensin abis Sampai di kota kita langsung beli bensin , yang merupakan kali pertama isi bensin bukan di pertamina, alias ngisi sendiri, jadi kita masuk ke store / minimarket yang seperti di film film itu , kita info booth nomor brp dan isi berapa dollar, nanti langsung isi sendiri, berjalan mulus ? tentu tidak, buka cup bensinnya aja saya bingung HAHAHAHAHA. Kembali ke airbnb kita, setiap malam saya selalu mendengar orang ketok pintu pas di kamar mandi, pas di dapur dan suaranya terdengar seperti dekat padahal pintu rumah saya tengok ga ada seorangpun (serem juga kalau dia berhasil masuk sebenernya) karena ada pintu garasi yang kita gembok, tetangga pun rasanya jauh dan ga mungkin suaranya sedekat itu, awalnya saya berfikir oh ini hanya khayalan saya aja.Terdapat 2 kamar di airbnb ini , Bukan orang yang penakut & Percaya perhantuanjadi saya sebenarnya lebih nyaman tidur sendiri, tapi entah kenapa di kamar yang berdekatan dengan dapur vibenya tidak nyaman, karena kamar terlalu besar dan nyambung dengan laundry room yang tidak ada sekat pembatasnya jadi saya memutuskan tidur bareng kakak saya.Lagi mandi nih, kok masih denger suara ketok ketok ya, malem malem lho.Saya duduk lah di living room sembari membaca buku buku tamu dan menemukan tulisan ini : HUAAAAAAAAAAAAA jadi ini beneran digangguin hantu.masih tersisa 1 malam, sebenernya saya uda gelisah bukan main dan malah kepikiranyang aneh aneh seperti gimana kalau saya tidur buka mata ngeliat MOTHERLY GHOST NYA. Lokasi kamar yang vibe nya agak aneh, saya sama sekali ga info ke kakak saya tentang suara ketokan yang saya denger apalagitentang tulisan yang saya baca di guest book. Jadi guest booknya saya umpetin diantara tumpukan majalah - majalah . Takutnya kakak saya histeris dan minta malem ini juga kita pulang ke LA, belum siap nyetir malem malem jadi saya tahan aja supaya dia masih bisa masak dan cuci piring. Malem itu juga saya minum antimo supaya bisa langsung tidur dan pakai penutup mata supaya kalau kebangun, buka mata ga ngeliat yang aneh aneh, jadi ada persiapan dulu sebelum buka mata. saat kembali ke LA di perjalanan saya cerita ke kakak saya sebenarnya aku baca ini katanya rumah itu berhantu, dan aku emang ngedenger juga suara ketokan yang bertubi-tubi. Ternyata disautin juga sama kakak saya bahwa dia merasakan hal yang sama, agak sedikit histeris tapi untung sudah check out dan kita dalam perjalanan balik ke LA. Sesampainya di LA kita harus kembalikan mobil dalam keadaan bersih ( sudah di cuci ) dan diisi bensin,saya ga baca berapa yang harus saya bayar kalau kita ga ngelakuin hal ini .Karena saya malas ngisi bensin lagi apalagi cuci mobil jadi saya langsung kembaliin mobilnya ke parkiran apartment owner .Sepulang dari drop off mobil di perjalanan saya dapat notifikasi di hp bahwa kartu kreditsaya di charge $25 dollar karena belum isi bensin, sial betul emang negara amerika ini . HAHAHAHAHAHAHA sewa agya / avanza di bali ga segitunya ( pantes demen kalian hidup di Bali ya ) masih ngebahas masalah hantu yang aku rahasian, ternyata kakak saya info juga kalaudia sebenernya ngerahasiain kalau ban mobil kayaknya agak bermasalah di high way pas aku tanya, kok ban mobil bagian kanan agak aneh ya, dan dijawab kakak saya"enggak kok ga kenapa kenapa" padahal dia juga ngerasain uda aneh .supaya ga panik ternyata, karena kita lagi di tengah tengah high way perjalanan ke LA.jadi trip ini kuncinya supaya ga panik adalah saling rahasia-rahasia an , ga semua yang kamu rasain harus langsung diutarakan supaya teman perjalanan kamu ga panik.Sekian dan terima kasih
Los Angeles 2
USA
Berkat nomer yang aku beli via tokped ini jadinya sampai di Los Angelesaku bisa langsung order uber / lyft tanpa wifi, tapi ternyataada aja drama nya hehe karena ini cuma bisa internet ga bisa nelfonjadiya agak susah kontak kontakan sama supir ubernya. Kalau mau bisa nelfon kalian bisa pakai T-mobile tourist sesampainyadi Amerika, harganya $ 45 dollar.Global Komunika ini harganya ga sampai 400 ribu dan cukup sekali buat aku 12GB buat 30 hari untuk liat maps, pesen uber aja, ga buka buka twitter / instagram pakai ini hehe . Kali ini kunjungan ke Los Angeles karena tiket promo Southern China Airlines , Jakarta - Los Angeles PP cuma 5,7 juta, aku juga ga tau gimana dapetnya, enggak ngubek2 niat nyari, bener bener lagi scroll IG terus liatpromonya langsung beli tiketnya aja karena masih punya visa USA yang berlaku. Tiket dibeli bulan April 2019 untuk keberangkatan October 2019 ,pilih oktober karena ada alesan juga yaitu salah satunya banyak konser dan premier film bagus di bulan itu,pilihan tepat ke Los Angeles karenakita akan mulai dengan NONTON BIOSKOP !!!! memang kesannya jauh banget kan di Indonesia juga bisa , UPSanda salah, film film yang aku tonton juga kebanyakan ga tayang di bioskop di Indonesia. Salah satu film bagus yang aku tonton di Los Angeles, JOJO RABBIT. Aku selalu nonton di ArchLight Cinema di Hollywood, harga sekali nonton $19,50 . Joker juga aku nonton disini, dan pengalaman pas nonton Joker adalah bioskop di jaga ketat.Lebih ketat dari biasanya, kirain kalau nonton bioskop di Amerika kayak di Cinemax Bali di check tas karena ga boleh bawa makanan, ternyata disana ga nyari makanan tapi senjata api. THE WORLD'S LARGEST INDEPENDENT MUSIC STORE, lokasinya deket banget dari bioskop yang selalu aku datengin.Segini gedenya dan masih bisa bertahan di zaman orang orangsudah berpindah ke digital platform. Kalau diperhatiin Amoeba music store ini juga banyakmuncul di film film. Breakfast di Squirl , Ngantre banget pagi pagi mau sarapan, kayak antre nasi men weti, Bias lah kalau denger review review aku mengenai makanan makanan ini,di Bali pun aku ga tau enaknya makan makanan kayak gini. Alfred Coffee baru aku kesukaanku, ini aku pergi yang dekat dengan airbnb di daerah Silverlake, masih banyakcabang lainnya disekitar Los Angeles. SOY OAT LATTEyang selalu aku order dan pastinya with ICE karena los angeles panas sekali. Alfred Melrose, aku juga random order burrito di Alfred dan berakhir suka.Selain di Los Angeles ternyata ada Alfred juga di Jepang. Pumpkin season, pas belanja ke Trader Joe's aku tercenggang dengan produk produk yang dijual,terlebih karena ini bulan oktober dan banyak berbagai varian labu yang dijadikan berbagai jenis makanan dan minuman. Bisa di lihat harga harga tanamannya hehe The Last bookstore, boleh nanya ga kenapa buku buku disini ga ada yang diplastikin dan ga rusak / kelipet / lecek ? Jadi kita bebas bisa baca sedikit sebelum memutuskan untuk membeli. Buat orang orang seperti aku yang tidak suka baca, jadi ada keinginan untuk baca karena aku ga takut zonk sebelum membeli buku. Bahkan disediakan banyak sofa dan kursi,kita bebas lihat semua bukunya tanpa diintilin sama penjaga nya. Cha Cha Lounge, ga biasanya kalau liburan ke luar negri nyempetin ke tempat gini gini, tapi karena kali ini kunjungan temanya music & entertainment jadi kita menyempatkanbiasanya jam 10 malam sudah ngantuk, ini baru keluar. Suka deh adegan adegan ditanyain ID sebelum masuk bar, kayak di film film. Kirain bisa joged joged kayak di la favela, ternyata lebih ke lounge seperti namanya, ngobrol ketawa ketiwi, main football table dan photobooth.Dalam pengamatanku yang dateng kesini ga kayak di Indonesia yang mainhp terus kerjaannya, mereka bener bener ngobrol dan ketemu temen. Game of Thrones Live Concert Experience by Ramin Djawadi.Akhirnya ke Hollywood bowl yay, salah satu tempat konser impian yang pengen aku datengin, akhirnya kesampaian. Ternyata macet banget untuk dateng kesini biarpun hitungannya masih lancaruntuk ukuran konser jadinya kita dateng mepet banget sama jam mulai konser, Nonton konser disini ternyata bisa bawa makanan dan minuman sendiri, bisa bawa selimut dan bantal sekalian piknik. Pulang konser untuk menghindari macet dan harga uber yang mahal kita jalan kaki sampai ke walk of fame hollywood, ternyata suasana malam lebih seru daripada siang siang dengan lampu lampu jadi lebih meriah. Ditambah malam - malam LA itu dingin jadinya enak buat jalan kaki ga gerah. yang wajib didatangi dan aku tunggu - tunggu GLOSSIER. Rute trekking wajib, Griffith Park View kota Los Angeles dari Griffith Park Observatory dengan cuaca yang begitu cerah.di dalamnya terdapat Hall of the Sky dimana kita dapatmudah memahami proses terjadinya siang dan malam, pergantian musim, dan fase bulan. The Broad & Walt Disney Concert Hall letaknya bersebelahan The Broad salah satu dari museum gratis yang bisa kalian kunjungi saat ke Los Angeles. Echo Park, disekitaran park ini banyak daerah yang bisa di explore salah satunya Carroll Avenue, berjejer rumah - rumah bergaya victorian berwarna warni. Kemudian bisa hiking di Wildflower Trail - Elysian Park PALM TREE dimana - mana Sunset Boulevard random melewati rumah rumah bagus ini, entah di daerah mana Jadi selama di Los Angeles aku selalu naik uber / lyft, aku selalu selalu merhatiin cara belok dan ambil jalur untuk next aku akan sewa mobil dan setir, aku uda bikin sim internasional di Indonesiayang ternyata ga kepakai sama sekali karena aku sewa mobil via applikasi TUROyang ga mengharuskan kita registrasi sim kita, lebih free style. dari antara semua lokasi yang sudah aku datangi di Los Angeles daerah yang paling aku suka jatuh kepada SILVERLAKE dan VENICE. Airbnb yang aku tempatin lokasinya di Silverlakedikelilingi rumah rumah yang bagus bagus dan daerah banyak tempat makan / ngopidan butik butik kecil, kalau dibali mungkin sejenis Seminyak. Beda di harga kopi aja ( cry ) ..... daerah lainnya yang bikin aku jatuh cinta adalah VENICE BEACH, aku kurang lama explore disini, jadi dilain kesempatan kalau bisa kembali ke Los Angeles aku mau tinggal di VENICE BEACH supayabisa people watching dan pastinya ( kepantai ). Selain ada skate park yang terkenal ada juga komuntas roller skate disini , seru banget .Pulang pulang dari Los Angeles di bali aku langsung beli roller skatebiarpun sampai sekarang progressnya masih disitu - situ aja.Overall kunjungan kedua kalinya aku ke LA ini lebih lama jadi bisa explore banyak daerah lain yang lebih tidak "turis banget" dan uda pinter milih tempat tinggal supaya lebih dekat jalan ke tempat makan . Tulisan ini, aku tulis saat dunia sedang mengalami PANDEMI COVID 19, apakah kangen travelling ? PASTINYA tapi ternyata ada baiknya juga keadaan seperti ini buat saya pribadi.liburan itu merupakan keharusan bagi aku sendiri buat terlepas daripenatnya kerjaan sehari hari, dalam setahun aku biasanya berlibur ke1 destinasi di Indonesia dan 1 destinasi di Luar negri ( ga harus sih tapi biasanya)Karena terhitung 2020 itu belum kemana aja, jadinya tabungan juga aman.dan bisa lebih fokus ke kerjaan (ngembangin bisnis) dan lebih ngabisin banyak waktu di rumah bersama orang tua juga. SUDAH ADA LIST MAU KEMANA setelah dunia ini pulih ?PASTINYA SUDAH ADA. ya bersabar aja semuanya.Kita virtual liburan aja dari blog blog orang orang
Brooklyn
USA
Selama hampir 2 minggu di New York kita memang tinggal di Brooklyn (Bushwick Area)jadinya kalau ke Manhattan menghabiskan waktu kurang lebih15 - 20 menit naik subway. Jadi puas juga explore Brooklyn, di postingan ini akan bahas tempat tempat yang aku datengin di Brooklyn.Yang pertama ini aku ke Prospect Park, tapi ternyata aku datang di hari yang salah karena anginnya lagi kenceng kencengnya, jadinya ga lama - lama .Kunjungan aku ini bulan October, jadi daun daun sudah kemerahan berjatuhan, November awal kayaknya puncak cantik cantiknya sebelum winter. Cafe Regular , di daerah park slope. Ngopi ngopi sambil nonton netflix ( aku ga suka baca soalnya) . Aku pribadi suka sekali sama daerah ini. Biarpun aku pergi sama kakak aku, tapi kita punya kesukaan yang berbeda, dia lebih banyak explore toko buku, terus nonton play broadway, book signing. hahaha pokoknya kita selaluberpisah beberapa hari dan akan kembali exploresama sama kalau tempatnya netral, misalnya park / shop thrif / nyobain tempat makan enak. Biarpun berpisah dan jalan sendiri sendiri, aku selalu punya cara untuk bikin fototapi ga minta orang lain fotoin, yaitu self timer. Karena kemana mana selalu bawa botol tumbler sendiri, itu dijadikan pijakan / penyangga HP dan set timer, jadilah foto foto seperti ini. ini di Industry City , awalnya ga kebayang ini tempat apa karena kesini mau lihat mural raksasana Camille Walala,ternyata Industry City menarik, ada banyak cafe, local designer brand. Contoh pose awkward kalau minta difotoin orang ga dikenal. Jalan kaki di daerah Williamsburg. Ini di daerah Cobble Hill DUMBO ( Down Under the Manhattan Bridge Overpass) Sunset di DUMBO, bisa lihat Brooklyn Bridge juga . Books are Magic, biarpun bukan pembaca buku ( SAY IT OUT LOUD)tapi tempat buku ini menarik perhatian orang orang kayak aku, karena displaybukunya ga amburadul, dikurasi dengan rapi dan bikin tertarik bacanya, aku cuma cari buku dengan visual yang banyak kemudian playlist musiknyapas aku masuk berasa denger playlist spotify sendiri. Section anak anak juga menarik banget, aku malahan lebih banyak ke bagianbuku anak anak karena ya apalagi kalau bukan visual, dan aku suka sama penjaga toko bukunya yang ngajak ngobrol bocah bocah kamu baca buku apa terakhir ? oh kalau kamu baca itu pasti kamu suka ini juga, WOW . menarik !!!! North 5th Street Pier and Park Tiap sore pilih aja mau sunsetan dengan view kota New York dari berbagai angle. Perjalanan terjauh naik Subway ya ini , dari Bushwick ke Coney Island, 1 jam an. ke Luna Park di Coney Island, sama kayak Luna Park di Sydney. Masuk gratis naik wahana bayar . Ini dia nih yang bikin aku jauh jauh kesini, karena mau liat halloween dog parade. Aduh gemas gemas sekali Stranger Things mania ????? MANTAPPPPPP Hari sabtu di Brooklyn saatnya hunting barang barang bekas di Bushwick areaStop di subway Morgan Avenue Station dan selamat explore barang barangbekas mulai dari yang ada di toko ataupun di pinggir jalan. Coba mampir ke Beacon's Closet , berburu baju bekas harganya memang agak pricey karena bajunya memang bedadari beberapa tempat lainnya, atau coba ke L Train Vintage. Dyker Height, salah satu neighbourhood yang selalu niat decor di depan rumah nya kalau pas mau natal atau halloween, Benernya kalau malem malem kesini lebih kerasatapi karena aku sendirian dan takut jadinya milih siang siang aja keliling keliling komplek ini. Other Times Vintage, kalau tinggal di new york kayaknya bakal ngabisin banyak uang buat decor dan isi apartment dengan barang barang yang dijual disini, SEBAGUS ITU