New York 1
USA
Hello New York, postingan ini adalah postingan gabungan dari kunjungan bulan December 2018 dan October 2019,segitu lama jarak waktunya baru sekarang sempat nulis blog tentang new york.Ga kuat setiap kali harus liat foto-fotonya selalu bikin pengen balik lagi.Selama 2x kesana aku ga pernah terbang dari Indonesia - New York, Selalu via West Coast dulu, 2018 (via SF) 2019 (via LA). Tiket pesawat antar kota di amerika hitungannya masih masuk akal meskipun jarak tempuhnya 6,5 jam( sudah kayak mau ke luar negri lagi) , apalagi kalau dibeli jauh jauh hari. Selama di Amerika aku pakai Sim Card yang aku beli via TOKOPEDIA search aja Sim Card Amerika 30 hari 12GB 360 ribu rupiah. Oke kok cuma kekurangannya ga bisa nelfon aja, internet only. Kalau kalian butuh Internet & Telfon bisa langsung beliTmobile paket tourist sesampainya di Amerika harganya $ 45 ( berapa giganya kurang tau juga ). Di Blog ini akan ada 2 bagian, karena banyak banget fotonya ,Bagian 1 basic seperti penginapan, transportasi dan tempat makanan enakyang aku kunjungi lokasinya tercampur dari Manhattan, Queens dan Brooklyn.New York ga cuma Manhattan melulu dan bener bener tersebar lokasi lokasi yang bagus untuk dikunjungi, apalagi buat penggila filmatau broadway siap siap enggap di New York, mulai dari napak tilas lokasi lokasi shooting film kesukaan kalian atauantre broadway untuk tiket last minute. Dibagian ke 2 baru nanti info tempat tempat yang aku kunjungi selama di New York ...... New York mahal ?! Ya kalau kalian tinggal di Hotel, di Manhattan pula. Airbnb di Brooklyn harganya mulai dari $25 / malam ada, Sharing Bathroom dan Kitchen. Yang penting bisa tidur enak dan deket sama Subway station. Aku sendiri pilih tinggal di Brooklyndaerah Bushwick. Brooklyn seru sekali ! Cocok sama kepribadianku, musik ku dan memang selama ini aku banyak nonton vloggeryoutube yang berbasis di New York dan tinggal di Brooklyn, secara garis besar New York memang luar biasa, aku ga nyangka, ga ada ekspektasi apapun pertama kali kesini , taunya sejatuh cinta itu sama New York. Diantara kota kota di Amerika yang pernah aku datangi sistem transportasi publik di New York itu yang paling gampang, murahdan cepat ( biarpun kata New Yorker suka banyak delay). Bayangin di Los Angeles seharian aja bisa ngabisin uang untuk uber / lyftsampai 600 - 800 ribuan, belum lagi kalau jauh perjalanan bisa tuh 1 jutaan sehari.Sedangkan di New York untuk Metrocard unlimited rideharganya $ 45 ( 7 hari ) bisa naik subway atau bus. Mau nyasar atau salah naik ga masalah.Pertama kali aku naik subway di New York agak bingung ternyata harus perhatikan arah naiknya misalnya Uptown / Downtown,bukan seperti MRT di singapore misalnya yang kita berada di tengah tengah bisa pilih bagian kanan / kiri, tapi ini harussudah benar arahnya dari sebelum turun ke Subway.Nah untuk kalian yang baru pertama kali berkunjung ke New York dan kiranya banyak Tourist Attraction yang mau kamu kunjungiseperti Top of The Rock, The Met Museum, MoMa, Liberty Statue dll, sebelum beli Metrocardmending kalian check dulu website ini New York Pass . Disatu sisi memang ga naik subway melainkan naik Bus turistapi coba di check dan hitung hitung sama tempat yang kalian mau kunjungi. Jangan sampai ketinggalan Headset, perjalanan Brooklyn - Manhattan lumayan dengerin playlist spotify atau nonton netflix.Disetiap station free wifi lho, jadi jangan heran banyak orang berlama lama duduk nonton / main hp. Ini baru liburan ........ Kalau dibilang New York itu kotor ? ya kotor . Apalagi jalan malam malam di Times Square isinya tumpukan sampah di pinggir jalan.Ketolong sama Gaya orang orang mungkin ya ? Gaya berpakaian orang orang yang naik Subway misalnyajadi jeleknya ketutupan, haha. Kalau ada Gerbong yang sepi perlu diwaspadai karena biasanya ada sesuatu yang salah, antara ada orang aneh / entahlah . Sekali aku Zonk tuh, masuk ke gerbong yang sepi banget, asik duduk dalam hati,taunya Gerbongnya bau Tai. Biarpun homeless itu tidur di stasiun subway / di subwaynya sendiri.Tapi tidak mengurangi kesukaanku sama New York Spontanitas dan kreativitas di dalam subway ( ini kan di bawah tanah ya ) tapi amat sangat terhibur sampai kadang lupa iniaku tuh lagi dibawah kota New York, Ada yang nulisin puisi, ada yang ngamen, ada yang dansa pokoknya bener bener terhibur. Untuk urusan makanan karena trip ini bukan trip kulineran jadi aku makan sedapetnya, rekomendasi dari aplikasi yelp, bukan ada suatu tempat yang pengen banget di datengin, tapi kalau urusan pastry / desserts aku ada beberapa list, salah satunya ini Balthazar, tentu tidak makan di restaurantnya melainkan beli roti dan cakenya. Seperti ini penampakannya, lumayan antre, rasanya ga wow banget, ga yang sampai bikin pengen balik lagi. Cafe Habana, wah ini sih enak banget. Masuk ke restaurant ini karena rame taunya enak, pesan menu yang Huevos A La Mexicana, Ini baru bikin pengen balik lagi. Gak lupa aku bawa sambel sachet abc dari Indonesia supaya makan makin nendang. Terus ini dia penampakan bill tagihan makanan di Amerika, Ngasi tip itu sudah ditakar berapa persen ga bisa sembarangan, ini kita makan berdua $ 30, 49 dollar + tambahan tip bisa ngasi 5 dollar - 6 dollar,jadi total nya sekitar $ 35 dollaran lah makan berdua, di restaurant yang biasa aja lho ya,kayak makanan rumahan kalau di Indonesia sih. Begini kira kira penampakan makanan $35 alias 480 ribuan di Queens, New York. Tapi ini jadi salah satu makanan enak yang aku makan selama di New York namanya Hug Esan. Tips makan murah di New York cari food truck, bebas tip.Nyobain sekali dua kali lah lumayan penghematan biar ga makan di resto terus. THE HALAL GUYS wajib hukumnya, selama disana berkali kali makan ini , kenyang . murah, dan enak.Lokasinya di depan perkantoran dekat Radio City, sepaket lah kalau makan halal guys pasti ditutup dengan banana puddingmagnolia, karena lokasinya berdekatan. Itu taneman di depan perkantoran bener bener sayur sayuran, hehe.. Chirstmas pop up food truck lebih seru lagi, dingin dingin di new york paling enak minum hot chocolate, ini lokasinya di Rockefeller Center. Kalau natal pastinya wajib kesini, tapi siap siap, Lautan manusia. New York di musim liburan ramainya bukan main,ga cuma wisatawan luar Amerika, orang Amerika sendiri banyak yang kalau liburan ya ke New York. Rela antre dingin dingin demi banana pudiing Magnolia Bakery, Cupcakesnya juga enak,tapi yang paling berkesan adalah Banana Pudiingnya.Uda afal mati kunjungan kedua kalinya ke New York how to get here, saking nagihnya makan banana pudding ini. Skip makan siang, cukup 1 bowl Banana Pudding aku sudah happy . Kalau ke Chinatown mampir deh ke Simply Bakery, coconut bun nya BOMB ! Roberta's Pizza di Brooklyn, ini juga antre dan seenak itu. merem melek makannya
Las Vegas
USA
Melanjutkan perjalanan dari Los Angeles ke Las Vegas menggunakan Mega Bus. Memilih naik Bus karena paling murah diantara opsi a.Road Trip sewa mobil atau b. Naik Pesawat. Naik Bus sekali jalan Rp 290.000 6 jam perjalanan, Naik Pesawat Rp 1.100.000 1 jam perjalanan, Untuk road trip aku ga melakuin reset mendalam, tapi aku pernah nonton ini ( coba di check kalau mau coba-coba road trip dari Los Angeles ke Vegas bisa jadi referensi). Kita memilih hotel Luxor untuk tinggal, kalau inget zaman fear factor hotel luxor itu hotel yang bentuk nya seperti piramida, pernah dipakai salah satu challenge fear factorlah pokoknya. Hotelnya bertemakan mesir Interior kamarnya juga ala ala mesir. Kesan pertama sampai di Las Vegas yaitu, EXTRA BANGET ini kota. Mau check in hotel aja ngantre banget  saking banyaknya kamar, Kamar yang ada di Luxor itu ada 2500an kamar. BUSEEETTTTT. Makanan yang ditemukan di food court hotel (bukan room service) rata-rata Junk Food dan mahal banget, harga 1 slice pizza ini seharga 100.000 (nangis ga). Mau cari lift menuju kamar disuguhi mesin mesin slot. Sungguh extra bukan decor di lobby hotelnya, aku dateng menjelang natal. Jadi seperti ini decor nya, mall kalah !! Biaya sewa mobil di Hotel Bellagio. Las Vegas Strip Baru kusadari hotel-hotel di Vegas kebanyakan itu tema temanya Kota atau  tempat , yang aku tinggalin Luxor ( Mesir ) , New York New York, Planet Hollywood, Paris Las Vegas ( lengkap dengan eiffel tower dan arc de triomphe). Sebenarnya yang aku cari dari berkunjung ke Las Vegas adalah mencari national parknya, Las Vegas itu seperti lokasi tengah tengah untuk menuju beberapa national park yang bagus di Amerika. Grand Canyon di Arizona, Zion National Park and Bryce Canyon National Park di Utah, and Lake Mean and the Hoover Dam di Nevada. Aku pun kebingungan mau berkunjung kemana, tapi karena aku tidak punya sim internasional jadi aku hire supir merangkap guide. Ajegile harganya kalau disupirin, jauh lebih murah kalau sewa mobil dan setir sendiri pastinya, jadinya aku memutuskan untuk ke VALLEY OF FIRE . Jaraknya bisa dibilang paling dekat dari kota Las Vegas 1-1.5 jam dan harganya paling pas. Harga ikut tour private ini sekitar $130 / orang ( belum tip) kalau sewa mobil jauh lebih murah , sewa mobil perhari sekitar $40 dollar, ya hitung sama bensin dan biaya masuk parknya ga sampai semahal ikut tour (private pula). Untuk highlights lokasi lokasi apa saja yang menarik di Valley of fire aku percayakan sama supir merangkap guide. Kenapa namanya Valley of Fire ? aku rasa karena batu batu yang berada disana kalau terkena sinar matahari warnanya jadi seakan akan kemerahan seperti terbakar. Jangan berkunjung pas summer ya, kebayang panasnya seperti apa. Aku datang waktu Winter, adem, dingin dingin tapi ada mataharinya. Elephant Rock Ga serunya kalau sama guide itu ya gitu deh banyak sekali aturannya ini ga boleh, itu ga boleh . Aku minta berenti di lokasi yang menurut aku bagus, ga lama dia bilang benernya kamu ga boleh nyerbrang sembarangan disini / foto dipinggir jalan. Entah beneran seperti itu peraturannya atau dia males nungguin aku foto-foto ( koreksi kalau salah) hehe. Coba aja google valley of fire bahkan ada orang yang foto-foto di tengah jalan. Coba setir sendiri kan bebas mau berhenti dimana juga asal sesuai peraturan yang ada, waktu explore suatu lokasi juga bebas ga diburu waktu. Mouse's Tank Parkir mobil dan jalan kaki sekitar 10-15 menitan untuk melihat keindahan bebatuan di Mouse's Tank ini, trailnya gampang jadi aku yang ga pakai sepatu hiking juga masih terhitung aman. Biarpun guidenya agak ribet dan mempermasalahkan keamanan aku pake sepatu converse untuk trail ini. Ingin kujawab rasanya aduh sis, makasih uda bawel tapi aku ga pake sepatu juga bisa benernya, di negaraku banyak jalan yg lebih ancur medannya dan ini hitungannya berpasir jadi kayak di pantai sis. Melanjutan perjalanan lagi menuju spot selanjutnya yaitu Rainbow Vista. Kemudian dari sini kita menuju ke bagian favorite aku yaitu The Fire Wave. Lokasi yang bagus juga tapi aku ga kunjungi di Valley of Fire yaitu  : White domes, Seven Sister, Atlatl Rock. Pokoknya aku kapok ikutan private tour, besok besok aku ke Amerika lagi sih mendingan bikin sim internasional, dan sewa mobil. OKURRRRRR Overall Valley of Fire bagus sekali, sepi aku sukanya. Tapi untuk kota Las Vegasnya aku sih NO. Enggak ngerti mau ngapain, konsep fun kita berbeda ..... Melanjutkan perjalanan ke New York karena super jauh jadinya naik Pesawat Terbang. Ya yang bawa pistol harap declare dulu.
Los Angeles
USA
Dari San Francisco aku melanjutkan perjalanan ke Los Angeles, dengan menggunakan Megabus. Untuk menghemat penginapan aku pilih untuk start perjalanan jam 11 malam supaya sampai di LA sekiatar jam 7 pagi, perjalanan memakan waktu 8 jam dengan harga 28 dollar. Untuk jam keberangkatan lainnya harganya lebih murah. Bisa dapat di harga 17-19 dollar untuk sekali jalannya. Sampai di Union station LA, drama dimulai kita ga tau bahwa Union Square itu sebesar itu, dan susah banget kan bagi orang awam yang belum tau seluk beluk station, kita pesan uber pecayakan aja sama locationnya, ternyata setelah cari carian sama driver uber dan ga nemu nemu dia dimana ngambek drivernya dan cancel. Hyeee mending cancel ga kena fee ini uda ga paham kena fee juga,  makin cinta sama GOCAR / GRAB CAR !! cancel ya kesepakatan bersama, ga ada fee fee segala, dan rata-rata pengertian lah supirnya ga macem disini ngegas semua dikira aku lahir dan besar di LA kali ya tau gitu seluk beluknya. haha Akhirnya kita naik metrolink dari Union Station ke Santa Monica dengan koper koper kita, karena airbnb baru bisa check in jam 2 siang. Kebetulan ada teman di Santa Monica jadi bisa nitip koper dulu. Akhirnya melihat Santa Monica pier yang selama ini sering aku liat di film-film. Kalau punya banyak waktu sepertinya seru sepedaan disini. Atau sewa Electric Scooter keliling Santa Monica. Brunch di Elephante, musti reservasi dulu. Seketika aku merasa seperti di Bali , interior nya sungguh kayak beach club atau restaurant restaurant di kawasan seminyak / canggu. Yang membedakan cuma outfit kita aja karena aku datang pas lagi winter, meskipun di Los Angeles tidak terlalu dingin di siang hari . Setelah memperhatikan sekitar, remaja / perempuan yang seumuran aku ( 27-30an) di Los Angeles ini  sangat stylish Make up On, Rambut blow, Pakaiannya pun sangat kekinian . Awalnya aku kira oh mungkin karena mereka makan ke tempat seperti ini / ada acara, ternyata tidak . Di market / sekitaran Beverly Hills ternyata gitu juga. Aku pesan pizza dan jangan lupa minta chilli oil, ternyata ini combo super enak + aku pesan pancakes yang juga enak. Airbnb yang dipilih di daerah Korea Town Ide menarik mencuci piring, pastinya aku beli langsung di Target buat di rumah. Berikut link airbnb yang aku pilih, harganya $ 37 / malam untuk 2 orang . Public transportasi di LA menurut pandangan dan pengalaman aku sangat sangat kurang. Menurut pengalaman aku pribadi nih ya selama disana, Jadwal bus datang itu 15 menit sekali ( aku waktu itu pertama kali mau naik bus di daerah  Koreatown) jadi musti selalu on track ngepas in datangnya itu bus ke bus stop ( bukan halte ) . Karena selalu ketinggalan bus dan jadi lama, aku memutuskan untuk selalu pakai Uber Pool atau sharing ride uber selama di LA, mahal ? BANGET !!  Sehari tagihan uber doang bisa 500 - 600 ribu. Kenapa ga jalan kaki ? SELAMAT HARI LEBARAN !! jauh kemana - mana .  Naik Uber pun aku selalu ketiduran karena ya jauh dan macet . Bukan trip sama rain (kakak ku) namanya kalau tidak include tour guide cuma buat hiking. HAHA Sebenarnya kita bisa hiking sendiri tapi rain memutuskan pakai airbnb experience untuk hiking ini, ga tau harganya berapa karena dia yang bayar dan ga nanya juga karena takut ditagih bayar ke dia. Cuma ingetnya ngasi tip aja ke guidenya. Lokasi hiking di Griffith park , Gambaran aja nih ya kenapa menurut aku di Los Angeles itu public transportasinya tidak efisien. Dari lokasi aku tinggal di koreatown menurut google maps yang sekarang aku buka kalau pakai public transportasi menuju Griffith Park menghabiskan waktu 55 menit ( bus + metro ) , 1 jam 11 menit ( bus ) . Sedangkan kalau naik uber / nyetir sendiri hanya menghabiskan waktu 11 menit . Karena pake guide, pastinya diceritain sejarah taman ini sampai ke sejarah sign Hollywood. Sangat merekomendasikan kegiatan hiking di Griffith Park ini sih kalau kalian ke Los Angeles. Menjelang sunset Ternyata setelah matahari menghilang baru ini kerasa dingin sekali . Kalau suka film La La Land (aku sih enggak) pastinya inget ada adegan dengan view seperti ini. Bisa dibayangkan gigs / concert di LA kayak apa ya , ini karena lagi off season aja mau natalan jadi ga ada banyak concert.  Biar pernah merasakan, aku pun datang ke salah satu festival kecil di pusat kota. The Famous Staples Center Jalan jalan di sepanjang Melrose Avenue, godaan belanja ... tapi perjalananku masih jauh sekali, bisa kacau kalau shopping disini. Disepanjang Melrose Avenue ini banyak toko baju, restaurant / cafe dan tembok tembok seperti ini salah satunya.      Yang paling ramai dan antre hahaha.... Karena aku ga sempat ke Lacma ( museumnya ya bukan tiang tiangnya itu) atau ke The Broad, penyesalan masih sangat membekas kalau mengingat - ingat lagi . Aku pikir kayak ahhh aku bakalan ke New York dan disana bakalan jauh lebih dingin, jadi bisa ngadem di museum, jadi  alokasi budget  museumnya untuk di New York aja . Ternyata menyesal, oke next time ya Los Angeles, art district .. aku akan kembali lagi .. Breakfastku pagi itu di Beverly Hills 1 Cupcakes harganya $ 4,35 HA ! tapi enak sekali, favoriteku yang Red Velvet. Tidak jauh dari Sprinkles Cupcakes, pemandangannya seperti ini . Asli di depan rumah orang . Kalau mau murah ya makannya di Food Truck. Hollywood Walk of fame dan ironisnya ......... Perhaps tomorrow will be brighter than today, yet I do feel bless today. AMEN ! Ya cuplikan kejomplangan di LA juga ada pastinya. Sampai jumpa di cerita Las Vegas .....
San Francisco
USA
Perjalanan penerbangan terjauh dan terlama dalam hidupku dimulai dari Bali - Jakarta - Singapore - Hongkong - San Francisco. Berapa kali dapet headset tuh hahaha ( semoga ada yang paham jokes ini ) . Naik Singapore Airlines ga tau itu promo atau enggak tapi menurutku masuk akal harganya, karena aku membandingkan dengan maskapai lain. Beli tiketnya bulan September berangkatnya Bulan November, Mulai urus apply visa bulan October. Aku ga bakal bahas lengkap dan detail masalah urusan visa karena takut menyesatkan, urus visa amerika sendiri ga pakai calo, cuma mau cerita aja kalau ternyata ga sesulit yang aku bayangkan. Karena di Bali enggak bisa apply kedutaan amerika , jadi aku harus pilih mau via Jakarta atau Surabaya, Dimulai dengan buat account di website untuk isi semua data dan setelah selesai bayar via CIMB Niaga  dan kemudian diatur tanggal wawancara. Aku pilih di Jakarta. Wawancara di kedutaan aku uda siap dengan segambreng kertas kertas pendukung pengajuan visa kayak rekening koran, tiket pesawat, penginapan dll. Tibalah saatnya giliran aku dipanggil untuk wawancara, karena aku pergi sama kakakku jadi nomer antrean wawancara kita samaan, Pertanyaan standart mau kemana ? ngapain ke Amerika ? "California jawab aku" ( dalam bahasa inggris, wawancaranya kayak di loket gitu), San Francisco mau liburan, mulai dicheck  data kita di komputer untuk dicocokin kayak kerjaan kita dan karena dia minta liatin passport kita yang sudah kadaluarsa jadi dia nanya juga, oh sering ke Eropa, paling suka dimana di eropa ? ya dijawab aja santai lebih kayak ngobrol, dan ga sampai 5 menit uda dikasi kertas putih tentang cara pengambilan visa nya, OK ENJOY YOUR TRIP. Ga ada catatan tertulis tapi semakin passport kamu berwarna warni dengan cap / visa sepertinya tidak sulit untuk mendapatkan visa kunjungan ke amerika. Saat nunggu giliran jangan tanya berapa orang yang dapet kertas merah alias di tolak, intinya kalau uda mulai jawabannya ga masuk akal dan berbelit belit saat jawab pertanyaan yang simple dari pemwawancara hehe siap siap aja. Datanglah hari dimana tanggal keberangkatan tiba, perlu di ketahui bahwa 10 hari sebelum keberangkatan aku masih liburan di Jepang jadi aku beli asuransi travel selama setaun takut ada apa-apa pesawat satu aja delay bisa rugi banyak. Karena aku hanya punya selang 1 malam di Bali sebelum harus berangkat lagi ke Jakarta. Awalnya aku sempet mau berangkat dari Tokyo ke Amerika, tapi ketawa sendiri liat harga tiketnya, jadilah aku pulang ke Bali dan keesokan harinya langsung berangkat lagi ke Jakarta dan lanjut tuh rute yang akhirnya sampai San Francisco. Selama perjalanan pesawat aman aman saja, bahkan ga kerasa itu perjalanan lama sekali, entah kenapa. Apakah karena aku terus tidur karena capek jadi tau tau sampai atau karena excited, entahlah. Yang pasti kedatangan aku ke Amerika ini untuk pertama kalinya dan aku ga punya ekspektasi tinggi mengenai kota yang akan aku datangi lebih ke pasrah aja kakaku mau kemana dan aku ikut. Karena bisa berantem kalau aku banyak punya list mau kemana dan ternyata beda sama kakakku, jadi lebih baik mengalah demi keselamatan nusa dan bangsa . Karena dia uda sering ke Amerika aku  percayakan juga deh sama tempat tempat yang mau didatangin. Sampai di SFO malam hari kita menggunakan Uber untuk menuju airbnb, berhubung di Indonesia uda ga ada Uber dan terakhir ada juga ga sekeren di SF yang di mobil nya ada lampu lambang uber yang bisa nyala, warnanya kita bisa pilih di aplikasi saat memesan jadi  memudahkan kita juga untuk mengenal driver. Pilihan termurah menuju kota dari airport san francisco adalah SamTrans Bus atau Bart. Jauh diluar bayanganku, ternyata banyak sekali homeless di downtown kota San Francisco, kaget benerrrrrrr ... belum lagi kalau tiba tiba di samperin lagi jalan entah ngomong apaan kayak zombie. Makanya aku kurang suka jalan kaki malem malem terutama di downtown karena semakin malem orangnya semakin aneh. Airbnb kita lokasinya di Alamo Square, karena sama sekali tidak jetlag jadi  keesokan harinya pagi - pagi kita memutuskan untuk jogging ke Painted Ladies. Setelah jogging kita cari sarapan dengan mempercayakan aplikasi yelp. Kalau jalan sama rain ( kakak saya ) ga boleh milih tempat makan tuh random yang lewat aja harus dicari berdasarkan review dan menu. Folklores Cofee Traders kedatangan aku ke cafe ini disambut lagu country road, ahhh sedap kopinya enak, breakfast enak, happy sekali, seenak itu Salmon scramble yang aku pesan. Karena sering banget denger cerita orang - orang kalau ngasi tip di Amerika, akhrinya saya ngerasain sendiri haha serem uda ditulis musti ngasi berapa, Tips hematnya adalah makan di food truck atau fast food. Kalau trip agak lama, awal awal trip suka centil jajan jajan ga penting. Destinasi wajib bagi aku adalah ke Pier 39 untuk melihat sea lion, sebenarnya kawasan ini kawasan untuk shopping / makan tapi yang paling menarik adalah kumpulan sea lion yang ribut saut sautan dan berantem saling cebur ceburan. Selama di San Francisco aku beli clipper card, untuk daily pass juga tersedia limited pass dari pilihan 1 hari, 3 hari atau 7 hari. Dari Pier 39 kita jalan kaki ke Fisherman wraft eh tapi bukan makan seafood melainkan cobain IN-N-OUT Burger, pesan yang animal style fries dan animal style burger. Sampai buka web ini  untuk mastiin menu apa yang harus dipesan. Decor natal sudah menghiasi kota dan pusat perbelanjaan. Colorful Castro, LGBTQ neighbourhood = happy neighbourhood Awalnya semangat mau soulcycle setelah sampai eh kok malas ... Koleksi foto rumah rumah di San Francisco Twin Peaks, disaat semua orang kesini naik uber / kendaraan pribadi. Kita pake acara hiking dari belakang rumah warga, menuju kesini nya naik muni dilanjutkan naik bus. Jalanan Zig Zag yang terkenal Lombard Street. View Coit Tower, di Telegram hill view dari sini bagus sekali La Taqueria, tacoooooooosssss time Salah banget nyobain bubble tea di amerika, aduh kemana mana enakan chatime lah. Menunggu beberapa hari belakangan yang selalu mendung dan hujan sampai cerah baru kita memutuskan untuk ke Golden Gate, Karena banyak pilihan spot foto kita pilih yang paling ujung yaitu Battery Spencer, karena tidak ada public transportation jadinya kita naik uber. Tips murah naik uber adalah pilih uber shared. Jalan kaki dari ujung ke ujung gate sampai di tempat yang ada public transportnya. Opsi lain adalah naik sepeda Dingin dingin seperti ini masih ada yang main surfing di bawah Golden Gate Palace of fine arts, bangunan klasik dikelilingi taman. Enak buat santai santai sore disini Free Public rooftop POPO Sehabis dari San Francisco kita melanjutkan perjalanan ke Los Angeles naik Bus, karena busnya malam kakak saya yang kecentilan booking hostel buat nunggu mendekati jam keberangkatan, sekitar jam 11 malam, HAHAHAHAHAHAHAHAHA jadi kita check in aja baru jam 7 malam uda check out lagi jam 11 malam dengan membayar untuk 2 orang karena di dorm, dan kita cuma goleran tidur tiduran di 1 kasur. Kalau dipikir pikir ketawa sih kok jadi lebih mahal daripada naik bus ke LA nya ya ? HAHAHAHAHAHA, yauda sampai jumpa di cerita LA.