Jaisalmer India December 16, 2017  

Dari Jaipur kita melanjutkan perjalanan menuju Jaisalmer, dengan kereta yang kita tumpangi selama 15 jam

beserta delay, kali ini kita ga akan takut ketiduran di kereta karena Jaisalmer merupakan destinasi terakhir di kereta yang

kita tumpangi. Website untuk check kereta india itu delay / cancel bisa dicheck di website ini.

Sesampainya di Jaisalmer kita langsung menuju hotel dengan jasa jemputan di train station, tapi ga samantha

namanya kalau tidak drama, dalam perjalanan ini aku booking sebuah Hostel, karena ngerasa perlu istirahat sebentar

sebelum ikut tour safari ke gurun, tapi karena keretanya delay sekali jadi kita akan sampai disana siang hari, aku cancel lah

hostelnya. Toh kita ikut tour safari di tempat kita menginap selanjutnya jadi aku minta jemputan di train station.

SAMPAI LAH … melihat namaku terpampang di kertas penjemputan naik lah ke jeep dan taunya lah kok dibawa ke hostel yang

aku cancel, kan aku uda bilang aku cancel. Beruntung punya nomer lokal aku langsung whatsapp pihak Hotel untuk jemput

karena ada kesalah pahaman, untung ga sampe bacok-bacokan yaaaaa dan akhirnya kita sampai di Hotel yang, Indah sekali.

Oke kita belum check in ya karena langsung ikut safari tour ke gurun jadi hanya bawa tas kecil dan barang seperlunya,

makan siangĀ ala militer cepet- cepet dan bergegas naik jeep untuk pergi ke gurun .

45 menit perjalanan menggunakan Jeep, berkenalan lah kita dengan Unta yang akan membawa kita ke gurun.

Sewaktu di hotel sempet ditanya, kamu ini mau naik unta lho , yakin pakaiannya seperti itu.

Yakin lah, ini kan bukan bodycon dress gimana sih abangnya, jelas-jelas bisa ngangkang naik unta dengan leluasa

1.5 jam perjalanan ngangkang ini guys, belum lagi panasnya ya ya ya ampun . Ga kebayang buat kalian yang mau kesini

saat summer, GOOD LUCK ya. Jadi ceritanya kita ini akan liat sunset di tengah gurun, gurunnya sepi ga ada turis katanya

HYEEE bukan ga ada turis lagi lebih tepatnya ga ada siapa-siapa selain kita, 3 unta, 2 abang-abangnya.

View di sepanjang perjalanan, camel safari.

Jadi sampai lah kita di dunes nya , yang sepi tanpa turis itu, signal aja ga ada, ya bye bye kalau kenapa – kenapa

ga rekomen buat kalian yang ke India cewe – cewe hanya berdua untuk ikutan tour seperti ini. Biarpun staffnya baik banget

ya tetep aja kebayang ngerinya kalau ini cuma aku & saknia. WAW ! Dan lucunya lagi aku kira kita bakal camping lah

dibuatin tenda oh tidak, sesampainya di dunes ini ada seperti gubuk kecil tempat mereka simpan ranjang, kasur dan

selimut ini semua, di tarik setelah sunset dan ya selamat menikmati suasana gurun.

Sebenernya banyak seklai paket paket tour safari yang ditawarkan, tapi kita lebih ke yang pasrah aja pokoknya

kesana, merasakan tidur di gurun, Harga tour yang kita ikut itu 1800 rupee, dari pihak hotel suraj yang rekomendasi.

Jangan ngebayangin ada toilet ya, disini semua gali sendiri kubur sendiri boker lah, pipis lah .

Jadi kalau emang kalian bukan tipe orang yang bisa berkegiatan seperti itu coba di cari safari tour yang lebih mahal atau

mencari resort di gurun. Aku kira kita bakal diajak ke Thar Desert yang besar itu karena memang ini sudah dikawasannya

tapi ternyata ini tidak sebesar yang saya bayangkan, jadi masih ada alasan untuk ke Sahara, awalnya saya sempet berfikir

India ini mirip seperti maroko (sok tau) jadi bisa ditunda dulu keberangkatan ke maroko dan cari destinasi lainya.

Terbangun dengan suara lonceng unta yang di taruh di leher unta, untung ga dicium, dan menerima kenyataan

bahwa semalam saya kedatangan bulan (biasa wanita) dengan hanya berbekal tissue basah yang saya bawa,

harus survive sampai nanti siang + kembali nangkang naik unta selama 1.5 perjalanan pulang.

Chai tea merupakan minuman sehari-hari orang india, Bumbu masala ditaburkan dan dimasukan kesegala

jenis makanan sampai-sampai roti sarapan kita mengandung bumbu masala juga.

Kembali ke kota Jaisalmer dan pilihan hotel kita sangat tepat sekali, Hotel Suraj , berlokasi di dalam

fort Jaisalmer, di gang gang kecil dan sempit yang tidak bisa diakses kendaraan, sehingga kita harus berjalanan kaki

untuk menuju ke hotel, dan hal yang terindah adalah, KAMARNYA.

Bangunan lama, tanpa AC, tapi suasananya tidak terkalahkan belum lagi kalian harus check sendiri harganya ,
OH I LOVE INDIA.

Duh berasa pengen jadi reseller tas ini lama-lama dibawa semua ke Bali, semua tas ini rata-rata harganya

20.000. Setiap ada tukang tas gini pasti aja berenti, liat-liat berujung beli.

Keadaan kota Jaisalmer, di dalam fort. Bebatuan coklat mendominasi seisi kota.

Textile shopping.

Explore Jaisalmer diluar fort, setiap sudutnya terdapat detail detail ukiran batu yang tidak boleh terlewatkan.

Pagar rumah full dipager karna banyak sapi berkeliaran, eits jangan salah , saya sampai sampai ketiban pengalaman

sial lagi, lagi foto-foto di gang ini tiba-tiba ada sapi lewat maksud hati berbalik badan itu ngasi jalan kayak gih lewat

eits malah di sodok pantatku. ASEM. Semenjak kejadian itu takut sama sapi sapi India.

BYE SAPI !

Haveli, uda ga punya uang dan males untuk masuk masuk ke dalam haveli.

Pemandagan fort dari gerbang utama, tempat terakhir mobil bisa mengantar kita .

Dari rooftop hotel suraj.

Mulai Oktober 2017 sudah ada bandara kecil yang beroperasi di Jaisalmer jadi sangat amat mempersingkat

waktu tempuh kalau kalian ga punya banyak waktu, karena to be honest kereta di India selama yang aku naikin ga pernah

on time dan kalau delay bukan hanya 1 – 2 jam tapi bisa 5 jam an . Belum lagi delay lagi nanti diperjalanan.

Tersisa 1 kota lagi yang belum ditulis, ditunggu cerita selanjutnya .